Cara Mengaplikasikan Terapi Tanah Liat


Tanah liat merupakan suplemen yang 100% alami, tanpa bahan pengawet, pewarna, dan zat aditif lainnya, sehingga bisa dikonsumsi setiap hari tanpa khawatir akan adanya efek samping. 

Seperti telah dibahas sebelumnya bahwa terapi tanah liat mempunyai lebih dari 50 manfaat kesehatan karena mengandung lebih dari 57 mineral yang tersusun secara sempurna. 

Saya telah menulis panjang lebar manfaat-manfaat tersebut sebelumnya, jadi saya akan meringkasnya untuk mempermudah Anda seperti list di bawah ini:

  1. Mengatasi pneumonia (paru-paru basah),
  2. luka luar (termasuk luka diabetes), 
  3. autisme,
  4. kolitis (radang usus besar), 
  5. diare, 
  6. hemoroid (bawasir), 
  7. luka pada usus, 
  8. masalah pada saluran pencernaan (termasuk maag), 
  9. meningkatkan daya tahan tubuh,
  10. mengatasi flu dan demam,
  11. cacar air,
  12. radang tenggorokan,
  13. infeksi sinus,
  14. masalah saluran pernapasan,
  15. jerawat, 
  16. membersihkan kulit dari bakteri merugikan, racun kimia, dan kotoran lainnya,
  17. gondok,
  18. osteoporosis (kaya akan kalsium dan mineral lainnya untuk membentuk kepadatan tulang), 
  19. anemia, 
  20. menetralkan efek minuman beralkohol,
  21. mengatasi gigitan hewan dan serangga,
  22. kecantikan, 
  23. membersihkan organ dalam,
  24. meningkatkan produksi enzim-enzim tertentu dalam organ,
  25. untuk suplementasi mineral manusia maupun hewan,
  26. anti parasit/mikroba (parasit termasuk beberapa jenis cacing tidak bisa bereproduksi/berkembangbiak dengan adanya tanah liat), 
  27. eksim,
  28. mengeluarkan obat-obatan kimia yang terakumulasi (menumpuk) di dalam tubuh,
  29. memurnikan air dari racun (organik maupun anorganik) dan bakteri.
  30. mengurangi gejala-gejala sakit saat haid (premenstrual syndrome),
  31. anti bakteri bahkan membunuh bakteri super yang resisten obat-obatan,
  32. membersihkan racun alami (racun dari bakteri atau tanaman) dan kimia (termasuk logam beracun seperti arsenic, aluminium, tembaga, merkuri, timah), 
  33. menghilangkan polutan keseharian dari dalam tubuh,
  34. membersihkan ion hydrogen dari acidosis (kondisi dimana komponen asam tak berguna di dalam tubuh melebihi ambang batas karena kekurangan unsur alkali),
  35. mengatasi racun metabolik seperti misalnya hormon steroid berlebihan dalam kehamilan,
  36. anti radiasi (mampu menyerap radiasi seperti radiasi HP, microwave, x-ray, dan TV). 
  37. kolera (penyakit serius karena bakteri Vibrio cholera yang menyebar lewat makanan atau air. Orang yang menderita kolera akan mengalami diare, kram pada usus, serta dehidrasi),
  38. gangrene,
  39. tulang kering,
  40. sakit persendian,
  41. menghilangkan racun pestisida/herbisida pada buah dan sayur,
  42. menyerap racun rokok,
  43. mengurangi kecanduan akan rokok (dengan berendam pada air+Tanah liat),
  44. membantu pembentukan kuku yang kuat,
  45. mengurangi rasa mual saat hamil,
  46. mengurangi depresi akibat defisiensi magnesium,
  47. mengurangi kram otot,
  48. membantu mengatasi insomnia (tidak bisa tidur),
  49. meningkatkan vitalitas tubuh,
  50. mencegah resiko batu ginjal,
  51. mengurangi gejala-gejala hiperaktivitas (ADHD),
  52. mencegah hipertensi, mencegah penyakit jantung


PERBANDINGAN OBAT KIMIA DENGAN TANAH LIAT

OBAT KIMIA

TANAH LIAT

Kimia.

100% alami.

Memiliki BERBAGAI efek samping.

Minim efek samping.

Tidak bisa dikonsumsi layaknya makanan.

Suplemen harian yang bisa dikonsumsi SETIAP HARI layaknya makanan.

Per obat hanya untuk mengatasi 1-3 penyakit.

Memiliki lebih dari 50 manfaat untuk berbagai penyakit.

Mencemari lingkungan (jika dibuang ke air dan tanah sekitar).

Tidak mencemari lingkungan.

Bersifat racun.

Tidak beracun, malah menyerap racun.

Bisa mengendap di dalam organ-organ penting dan merusaknya (misal ginjal, hati).

Tidak mengendap di organ, malah membersihkan organ dan memicu keseimbangan metabolisme organ yang bermasalah.

Tidak bisa dikonsumsi rutin untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Bisa dikonsumsi rutin untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Hanya untuk pasien dengan usia tertentu.

Baik untuk balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan manula.

Ketika dikonsumsi menghabiskan banyak enzim dan mineral untuk bisa mencernanya.

Ketika dikonsumsi justru mengaktifkan produksi enzim, memperkaya mineral dan menyehatkan pencernaan.

Tidak bisa untuk keperluan memasak.

Dibutuhkan untuk menghilangkan racun pestisida/herbisida pada buah dan sayur (dicelupkan pada larutan air+tanah liat selama 10-15 menit).

Kebutuhan untuk kesehatan dan kecantikan terpisah.

Untuk kesehatan sekaligus untuk kecantikan.

Kebutuhan untuk manusia dan hewan terpisah.

Bisa untuk manusia dan hewan piaraan/ternak.

Membuat pH tubuh jadi asam sehingga beresiko membahayakan kesehatan.

Menormalkan pH tubuh sehingga baik untuk kesehatan.


CARA PEMAKAIAN

Suplemen Harian untuk Menjaga kesehatan

  • Balita >> 1 x 1/2 sendok teh sehari, saat perut kosong.
  • Anak-anak di atas lima tahun >> 1 x 1 sendok teh sehari, saat perut kosong. 
  • Usia 13 tahun ke atas dan dewasa >> 2 x 1 sendok teh sehari, saat perut kosong.
  • Manula >> 1 x 1 sendok makan sehari, saat perut kosong.

Catatan: untuk mengobati kondisi penyakit tertentu, dosis di atas perlu Anda naikkan 2-3 kali lipatnya.

  

Untuk Pengobatan Diare

  • Balita >> 1 sendok teh setiap habis BAB.
  • Anak-anak di atas lima tahun >> 2 sendok teh setiap habis BAB.
  • Usia 13 tahun ke atas dan dewasa >> 1 sendok makan setiap habis BAB.
  • Manula >> 1,5 sendok makan setiap habis BAB. 


Untuk Pengobatan Maag & Asam Lambung

Untuk jaga kesehatan, Anda bisa konsumsi tanah liat 1 sendok teh tanah liat sehari yang dilarutkan ke segelas air suhu ruangan. Anda juga bisa memakai air yang hangat.

Untuk maag yang sedang diterapi, konsumsilah 3x1 sendok teh sehari yang dilarutkan ke segelas air suhu ruangan atau bisa juga air hangat.

Untuk maag yang sedang kumat-kumatnya (sedang nyeri) bahkan disertai sesak nafas dan kecemasan, konsumsilah 1 sendok makan tanah liat dengan mengunyahnya pelan-pelan. Setelah itu baru Anda minum segelas air hangat.


Dibalurkan

Untuk mengatasi edema (cairan menumpuk di kaki), bisa dengan membalurkan tanah liat sampai kering selama 30-60 menit. Lakukan ini minimal 2x sehari sampai pembengkakan hilang.

Untuk luka gigitan hewan atau serangga, dan luka lainnya dibalurkan rata-rata 8 jam, sesudah itu dibersihkan dengan air bersuhu ruangan atau yang hangat. Lakukan 1-3 kali dalam sehari, sampai sembuh.

Catatan: untuk luka terbuka, tanah liat harus dioven, dipanaskan atau dibakar dahulu. 


Sebagai Masker Kecantikan

Untuk menghilangkan racun-racun kosmetik, debu, dan kotoran lainnya yang menempel diwajah, lulurkan tanah liat sebagai masker pada wajah 2 kali dalam seminggu, selama 30 menit. 

Untuk jerawat membandel, lulurkan tanah liat sebagai masker pada wajah 1 kali dalam sehari, selama 30 menit. Imbangi juga dengan mengonsumsi tanah liat, 2x1 sendok teh sehari untuk membantu kesehatan kulit dari dalam.

Catatan: untuk jerawat atau luka di wajah, tanah liat harus dioven, dipanaskan atau dibakar dahulu. 


Berendam dengan Tanah Liat

Apabila Anda berendam selama 30 menit dalam larutan tanah liat, logam-logam beracun dalam tubuh Anda akan ditarik keluar dan diserap oleh tanah liat tersebut. Anda bisa melakukan rutinitas berendam ini seminggu sekali. 


LAMA PEMAKAIAN

Karena bukan suatu obat sintetis, tapi sebagai suplemen kesehatan serta bisa digunakan untuk kecantikan, tanah liat bisa dipakai sehari-hari tanpa adanya efek samping.


MASA KADALUARSA 

Tanah liat tidak memiliki masa kadaluarsa seperti obat atau suplemen lainnya karena terbuat dari 100% tanah liat tanpa tambahan zat aditif serta air.